The Special One

The Special One adalah kata yang tak asing lagi bagi para penggemar bola apalagi fans clubnya Porto, Chelsea dan Inter Milan. Yak, ini adalah julukan bagi pelatih yang pernah melatih club tersebut yaitu Jose Mourinho. Menurut pendapat saia Jose Mourinho adalah seorang pelatih bola paling karismatik. Walaupun dia belum sepengalaman Fabio Capello atau Sir Alex Ferguson, tapi karisma dia di lapangan lebih kuat dibanding 2 pelatih senior tersebut. Dia adalah sosok pelatih banyak omong, ekpresif dan berkarakter kuat. Liat aja cara dia bicara, memberi instruksi, atau merayakan kemenangan, maka kalian akan tau apa yang saia maksud.

Lanjut lagi ke The Special One, julukan ini pertama kali disematkan untuk Jose Mourinho bukan oleh FIFA, UEFA, pemilik club, pemain, jurnalis bola apalagi oleh saia *hohoho*. Tapi julukan ini pertama kali disematkan untuk Mourinho ialah oleh Mourinho sendiri. Lho?? Kalo ga salah kata-kata itu keluar saat ia awal-awal membesut Chelsea dalam sebuah wawancara. “..because I am The Special One!!” lupa kayak gimana kata2nya, anggap aja kayak gitu..he.

Julukan yang awalnya aneh tersebut (karena yang menyematkan ialah dirirnya sendiri) lambat laun menjadi sebuah kenyataan. Karena lewat tangan dinginnya ia berhasil menjadi salah satu pelatih tersukses di daratan Eropa, bahkan Dunia! (biar lebih lebay). Hal itu dibuktikan dirinya dengan membawa Porto Juara Liga Champions, Chelsea juara EPL, FA, Carling, Community Shield, dan terakhir membawa Inter Milan meraih scudetto musim 2008/2009.

*******

Hmm..sejenak kita tinggalkan pria Portugal tersebut.

Malam minggu yang lalu saia nonton Persib vs Persebaya di rumah Mbah. Setelah laga yang berkesudahan 4:2 untuk Persib tersebut saya masih nonton TV untuk mengisi malming. Saat itu terpilihlah secara bergantian nonton The Matrix Revolution ma Beauty n Aziz. Disela-sela 2 acara itu, saat ganti-ganti channel mata saia tertarik sama sebuah acara tv impor di sebuah stasiun tv swasta yang berada diantara 2 channel tersebut *begitu efektif kan kalimatnya..haha*. Kalo di tv biasanya kan Tr*ns TV Channel 1 dan Tr*ns7 Channel 9, ya ga?? ^^ (ga boleh protes! coz di tv saia gitu). Dan mata saya tertuju pada Channel 3 sodara2 (You know what lah ntar).

Sebenernya saia bukan termasuk penggemar stasiun tv yang satu ini coz kebanyakan acaranya ‘aneh’ n kurang mendidik. Sebutlah saja sinetron dengan pemeran itu-itu aja, nyanyi2 layaknya pelm India, pembantu ma majikan yang mirip kadar ke-cakep-annya, anak ma ibu usia ga beda2 banget, syuting di negeri antah berantah tapi plat nomor mobilnya B, dialog2 dengan bahasa asing, terakhir malah ada bahasa ALIEN di sinetron terbarunya dan yang lebih ga sukanya ialah banyak konflik dengan kata2 kasar serta kekerasan yang amat sangat tidak mendidik sekali. Asli, mending saya nonton dorama Jepang dari pada sinetron-sinetron di tv ini..fiuhh -_-‘

Pasti pada bertanya-tanya, “Acaranya apaaa??? Udah baca 2 paragraf tapi acaranya lum disebutiinnn!!!”
Sabar sodara-sodara… =)

Acaranya impor yang saia maksud ialah “America’s got Talent”!!!

Yeah, sebuah acara ajang ujung kemampuan anything di Amerika sana. Apa aja boleh ditunjukkan asal bisa menghibur dan memukau. Kalo bingung bayanginnya, acaranya kayak “Gong Show” di Tr*ns TV tapi lebih serius dan lebih mantap. Seleksinya ada di beberapa kota besar disana, kayak “American Idol” gethoo. Dan yang lolos seleksi akan di finalkan di Las Vegas dan pemenang dari acara ini akan mendapatkan uang 1 Juta US $ (sekitar 9,6 Miliar rupiah…Wooww!!!). Dengan hadiah segede itu tentulah yang lolos seleksi bukanlah orang yang biasa-biasa saja, dia harus orang-orang The Special One. Ya, orang2 dengan kemampuan yang lebih dari kebanyakan orang. Dan benar, yang lolos memang bukanlah ‘orang biasa’, mereka adalah orang yang benar2 berbakat, benar2 profesional di bidangnya dan benar2 mendedikasikan dirinya untuk mengasah kemampuan mereka itu.

Tersebutlah mereka yang lolos ke Las Vegas, ada seorang modern illusionist, ada seorang anak kecil yang sangat berbakat dalam dance (mungkin dia bisa nerusin Jacko..he), ada seorang perempuan muda bersuara emas, ada perempuan kembar 3 yang jago bermain biola, ada seorang nenek berusia lebih dari 60 tahun yang memiliki kemampuan dance yang menakjubkan, deelel lah.

Ada lagi seorang laki-laki desa, villager kalo Amrik nyebutnya *yaiyalah masak petani*. Laki-laki itu sehari-hari bekerja sebagai penangkap ayam di sebuah peternakan. Dia masuk ke panggung itu masuk dengan sebuah gitar akustik. Setelah beberapa pertanyaan dari juri dia mulai mengalunkan sebuah lagu dengan iringan gitar yang dibawanya tadi. Kalo ga salah judulnya “Tomorrow never die” atau “Tomorrow never comes” gitu, coz reffnya sering ada kalimat itu. Dan saat mengalunkan lagu itu suaranya terasa enak banget, aluannnya tambah memukau dengan iringan petikan gitar akustik sehingga nyawa lagu ini lebih hidup. 3 juri, 1 MC, director, tim kreatif, kameramen-kameramen, dan penonton-penonton yang ada tersihir dengan penampilan pria ini, bahkan jurinya ada yang sampai berkaca-kaca, dan dia berkata “..Pada akhir lagu ini terasa sesuatu yang menusuk di hatiku..” (kayak terharunya Titi DJ waktu audisi Aris di Indonesia Idol 2008 gitu)
*Maaf jika narasi saia masih belum membawa anda ke suasana di panggung itu*

Akhirnya 3 juri tersebut dengan lugasnya berkata “Ya, kamu lolos ke Las Vegas!!!”.
Laki-laki itu tak kuat menahan haru juga, dan akhirnya melelehlah pula air mata dia. Sambil berkaca-kaca, dia berkata “Akhirnya usaha saya setelah sekian tahun mulai nampak hasilnya juga…”

********

Sudahkah temen-temen menangkap maksud tulisan saia di atas?? Udah belommm??

Ya udah kalo gitu saia jelasin.

Pelajaran moral nomor 1, julukan Jose Mourinho ialah The Special One dan pelajaran moral nomor 2 saia malming kemaren nonton “America’s got Talent”.
Gubrakkk!!!..tentu bukan ini maksud saia.

Pelajaran moral dari cerita di atas ialah “Dalam hidup ini jadilah The Special One!!!”
Yak The Special One, tentu dengan keahlain kita. Jikalau sekarang kamu belum merasa menjadi The Special One, maka buatlah dirimu jadi The Special One, seperti apa yang dilakukan Mourinho. Dan mungkin untuk menjadi The Special One butuh waktu yang tidak sebentar seperti seorang penyanyi yang lolos audisi tersebut. Yakinlah bahwa tiap manusia dikarunia Allah bakat dan keahlian spesial masing-masing.

Entah apa keahlian kamu, jadilah orang yang lebih bermakna dengan keahlian itu. Apapun itu yang penting hal tersebut bermafaat dan kamu harus melakukannya dengan penuh cinta.. Kenapa harus cinta, karena dengan cinta maka apapun yang kamu lakukan akan menjadi ringan dan tentunya dapat menikmatinya. *so sweet*

Di dunia ini ada miliaran orang jika kamu biasa2 aja maka kamu tak akan menjadi bintang bercahaya terang di antara bintang-bintang yang ada. *hehe maksa analoginya*

Yakinlah suatu saat engkau akan menjadi seseorang yang berharga dengan kemampuanmu itu!
BeThe Special One!! ^_^

Advertisements
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Advertisements
%d bloggers like this: